Memasuki tahap transisi besar di dunia otomotif, Jeep diprediksi akan mempertahankan posisi iconic-nya di segmen SUV sambil melakukan penyesuaian strategi untuk menghadapi era baru kendaraan listrik dan hybrid. Merek ini telah menegaskan rencananya untuk memperkenalkan sejumlah model elektrifikasi dalam beberapa tahun ke depan, termasuk SUV listrik penuh dan model hybrid yang lebih efisien, sebagai bagian dari tujuan jangka panjang untuk menjadi pemimpin SUV elektrifikasi global pada 2030. Rencana ini mencakup peluncuran setidaknya empat SUV all-electric dan penetrasi pasar EV yang lebih luas di Amerika Utara dan Eropa.
Salah satu tren utama yang akan mendominasi barisan Jeep dalam waktu dekat adalah perluasan model terbaru pada lineup 2026โ2027, terutama Jeep Compass generasi terbaru yang kini hadir dengan opsi e-Hybrid Plug-In, full electric, dan varian 4xe. Versi Compass ini menawarkan fleksibilitas antara performa off-road legendaris Jeep dan teknologi listrik modern, termasuk sistem Selec-Terrain yang adaptif untuk berbagai kondisi jalan, serta pilihan powertrain yang memadukan efisiensi dan kemampuan jelajah.
Selain itu, Jeep juga sedang menyiapkan Wagoneer S sebagai SUV listrik flagship yang menjadi tonggak penting dalam strategi elektrifikasinya. Wagoneer S dilengkapi dengan baterai besar, kemampuan pengisian cepat (20โ80 % dalam sekitar 23 menit), dan tenaga tinggi yang mampu menghasilkan akselerasi cepat โ semua ini menunjukkan bagaimana Jeep menggabungkan performa premium dengan teknologi ramah lingkungan. Model seperti Recon EV juga dipastikan akan tersedia di pasar utama seperti Amerika Utara pada musim semi 2026, memperkuat portofolio EV Jeep.
Namun perubahan strategi ini juga datang dengan tantangan. Jeep dan induk perusahaan Stellantis baru-baru ini melakukan penyesuaian besar terhadap rencana elektrifikasinya setelah permintaan kendaraan listrik tak sesuai perkiraan โ termasuk pembatalan beberapa model dan fokus terhadap powertrain hybrid dan range-extended EV. Hal ini menunjukkan bahwa Jeep akan berjalan pada dua jalur sekaligus: mengembangkan kendaraan listrik canggih sambil tetap menawarkan model berbasis mesin konvensional atau hybrid untuk segmen pasar yang lebih luas.
Kalau kamu mau, aku juga bisa bikin perbandingan Jeep EV vs rivalnya (misalnya Land Rover, Toyota bZ series, Ford EV) supaya kamu tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing! ๐โก