langkanya chip semikonduktor sangat terasa bagi pabrikan otomotif secara global Hal ini karena masih tingginya kasus COVID-19 yang telah memperlambat produksi serta krisis komponen chip semikonduktor.
Toyota harus memangkas produksi kendaraan. Diprediksi pada Oktober mendatang, Toyota harus memangkas lebih dari 330 ribu unit kendaraan.
menurunkan jumlah produksinya mencapai 70 ribu unit kendaraan. Hal ini mengalami penurunan cukup jauh dari target awal produksi.
toyota menargetkan dapat memproduksi sebanyak 9,3 juta unit kendaraan di tahun ini. Namun, dampak pandemi dan langkanya chip semikonduktor membuat pabrikan asal Jepang tersebut berharap dapat menyentuh angka 9 juta unit.
langkanya komponen chip semikonduktor akan terus terjadi sampai 2022 mendatang. Kini, hampir seluruh produsen telah mengurangi jumlah produksi dan bahkan menghentikan operasional pabrik sementara waktu.
Mobil Listrik dan TKDN – Kandungan Komponen Lokal Ditargetkan Naik Menjadi 60% pada 2027
DFSK Perkenalkan Emblem Baru untuk Mobil Komersial Listrik, Hadirkan Identitas Lebih Modern
PEVS 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Pameran Kendaraan Listrik Hadirkan Inovasi Terbaru
Kia Perluas Jaringan Dealer di Jakarta Barat, Kia Puri Siap Layani Konsumen
Denza Siapkan Dua Mobil Listrik Premium Baru untuk Pasar Indonesia
Toyota Glanza 2026 Resmi Hadir, Punya Fitur ADAS Level 2 dan Harga Terjangkau
Freelander Siap Masuk Indonesia Tahun Depan, Bos Chery Ungkap Rencananya
BYD Atto 2 Sudah Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Kisaran Harganya
Mobil Listrik Terbaru 2026 di Indonesia: Daftar Model, Fitur Unggulan, dan Kisaran Harga