langkanya chip semikonduktor sangat terasa bagi pabrikan otomotif secara global Hal ini karena masih tingginya kasus COVID-19 yang telah memperlambat produksi serta krisis komponen chip semikonduktor.
Toyota harus memangkas produksi kendaraan. Diprediksi pada Oktober mendatang, Toyota harus memangkas lebih dari 330 ribu unit kendaraan.
menurunkan jumlah produksinya mencapai 70 ribu unit kendaraan. Hal ini mengalami penurunan cukup jauh dari target awal produksi.
toyota menargetkan dapat memproduksi sebanyak 9,3 juta unit kendaraan di tahun ini. Namun, dampak pandemi dan langkanya chip semikonduktor membuat pabrikan asal Jepang tersebut berharap dapat menyentuh angka 9 juta unit.
langkanya komponen chip semikonduktor akan terus terjadi sampai 2022 mendatang. Kini, hampir seluruh produsen telah mengurangi jumlah produksi dan bahkan menghentikan operasional pabrik sementara waktu.
Teknologi Daihatsu Rocky Hybrid yang Bikin Irit BBM dan Tetap Bertenaga
Pertamina Menurunkan Harga BBM Nonsubsidi untuk Jenis Bensin, Ini Daftar Harga Terbarunya
Great BYD Seagull Siap Meluncur Tahun Ini, Intip Desain, Fitur, dan Performa Mobil Listrik Terbaru
Mitsubishi Pajero Kembali Hadir dengan Sasis Ladder Frame, SUV Legendaris Siap Comeback Lebih Tangguh
Hyundai IONIQ 5 Jadi Sorotan, dari Performa hingga Polemik Layanan Konsumen
Kenapa Hyundai Mati Usai Parkir Pararel? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya
Thailand Cegah Pabrik Otomotif Pindah ke Indonesia dengan Merombak Struktur Pajak
Program Motor Listrik Nasional Bisa Acak-acak Pasar Roda Dua
Harga BBM Pertamax Turun Rp. 300 perak per Liter