Ford baru-baru ini memperkenalkan model baru untuk pasar Indonesia dalam rangka merayakan 25 tahun kehadirannya di tanah air. Saat gelaran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, Ford menampilkan edisi khusus Ford Everest Titanium 25th Anniversary Edition — varian terbatas yang sekaligus jadi simbol komitmen Ford terhadap pelanggan di Indonesia.

Namun di sisi global, 2025 menjadi tahun penuh tantangan bagi Ford. Produsen ini melakukan sejumlah tindakan recall besar-besaran — menarik kembali ratusan ribu hingga jutaan kendaraan — karena beragam potensi kegagalan teknis. Misalnya, recall sebanyak 229.609 unit dari tipe Ford Bronco di Amerika Serikat akibat malfungsi tampilan panel instrumen yang bisa mempengaruhi lampu peringatan dan kecepatan kendaraan. Selain itu, jutaan kendaraan lain juga terdampak masalah terkait kamera belakang, seatbelt, dan berbagai komponen safety lainnya.

Meski banyak recall, Ford melaporkan bahwa penjualan mereka di AS menunjukkan pertumbuhan. Pada Oktober 2025, penjualan kendaraan Ford tercatat naik 1,6% dibanding periode sama tahun sebelumnya, dengan total penjualan sepanjang 10 bulan pertama tahun ini meningkat sebesar 6,6%. Ini menunjukkan bahwa walau menghadapi sorotan terkait kualitas, Ford tetap mempertahankan permintaan di pasar utama mereka.

Situasi ini mencerminkan dilema besar bagi Ford di 2025: di satu sisi terus berinovasi dan memperkenalkan produk baru untuk menjaga relevansi pasar, di sisi lain harus berhadapan dengan isu kualitas dan keselamatan yang serius. Bagi konsumen, ini menjadi pengingat penting untuk selalu mengecek status recall jika memiliki kendaraan Ford — sekaligus menilai ulang aspek keamanan sebelum membeli.