Ford saat ini tengah gencar memperkuat komitmennya menuju era mobil listrik. Mereka mengumumkan investasi besar senilai US$ 2 miliar untuk merenovasi pabrik Louisville di Kentucky menjadi fasilitas produksi EV. Pabrik ini nantinya akan memproduksi truk listrik ukuran menengah dengan target harga sekitar US$ 30.000 mulai tahun 2027.
Dalam strategi EV barunya, Ford memperkenalkan platform modular hemat biaya yang dikembangkan oleh tim “skunkworks” internal. Sistem ini memakai baterai lithium-iron-phosphate (LFP) yang lebih murah dan lebih awet, serta proses “assembly tree” yang mengurangi jumlah bagian dan stasiun perakitan. Dengan pendekatan ini, Ford berharap bisa menghadirkan EV yang lebih terjangkau dan kompetitif di pasar.
Meski begitu, Ford juga menghadapi tantangan signifikan di sisi software. Proyek ambisius mereka untuk mengembangkan arsitektur listrik terpusat seperti “otak” Tesla, yang dikenal sebagai FNV4, dibatalkan karena biaya yang membengkak dan keterlambatan pengembangan. Meski dibatalkan, Ford mengatakan akan memanfaatkan pembelajaran dari proyek ini untuk menyempurnakan sistem perangkat lunak di model EV dan hibridanya.
Di pasar Eropa, Ford juga memperluas lini EV-nya dengan menambah tiga model baru: Puma Gen-E, E-Tourneo Courier, dan E-Transit Courier. Produksi ketiganya dilakukan di pabrik Otosan di Craiova, Rumania. Sementara itu, di Timur Tengah, Ford mencatat peningkatan penjualan yang signifikan pada kuartal pertama 2025, dengan pertumbuhan 23 % dibanding tahun sebelumnya.
Kalau mau, bisa aku cek berita Ford di pasar Indonesia terbaru (EV, hybrid, dan mobil konvensional) — mau saya lihat?
Teknologi Daihatsu Rocky Hybrid yang Bikin Irit BBM dan Tetap Bertenaga
Pertamina Menurunkan Harga BBM Nonsubsidi untuk Jenis Bensin, Ini Daftar Harga Terbarunya
Great BYD Seagull Siap Meluncur Tahun Ini, Intip Desain, Fitur, dan Performa Mobil Listrik Terbaru
Mitsubishi Pajero Kembali Hadir dengan Sasis Ladder Frame, SUV Legendaris Siap Comeback Lebih Tangguh
Hyundai IONIQ 5 Jadi Sorotan, dari Performa hingga Polemik Layanan Konsumen
Kenapa Hyundai Mati Usai Parkir Pararel? Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya
Thailand Cegah Pabrik Otomotif Pindah ke Indonesia dengan Merombak Struktur Pajak
Program Motor Listrik Nasional Bisa Acak-acak Pasar Roda Dua
Harga BBM Pertamax Turun Rp. 300 perak per Liter