dilanda kelangkaan chip semikonduktor untuk produksi kendaraan mitsubishi dilaporkan akan mengurangi produksi mobilnya.
Mitsubishi Motors akan mengurangi produksi mobil sebanyak 30.000 unit di lima pabrik yang tersebar di Thailand, Jepang dan Indonesia. Pengurangan produksi mobil itu dilakukan pada Juni mendatang.
Nissan Motor Co akan menghentikan aktivitas produksi untuk sementara di pabriknya di Kyushu, Jepang selatan. Penundaan produksi itu akan dilakukan selama tiga hari pada 24, 25 dan 28 Juni.
Kekurangan semikonduktor global telah mempengaruhi pengadaan suku cadang di sektor otomotif. Karena kekurangan tersebut, Nissan menyesuaikan produksi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan pemulihan.
sulitnya mendapatkan pasokan semikonduktor tidak lepas akibat pandemi berkepanjangan yang membuat perusahaan yang biasanya memproduksi semikonduktor ikut mengurangi jumlah produksi mereka.
Mobil Listrik dan TKDN – Kandungan Komponen Lokal Ditargetkan Naik Menjadi 60% pada 2027
DFSK Perkenalkan Emblem Baru untuk Mobil Komersial Listrik, Hadirkan Identitas Lebih Modern
PEVS 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Pameran Kendaraan Listrik Hadirkan Inovasi Terbaru
Kia Perluas Jaringan Dealer di Jakarta Barat, Kia Puri Siap Layani Konsumen
Denza Siapkan Dua Mobil Listrik Premium Baru untuk Pasar Indonesia
Toyota Glanza 2026 Resmi Hadir, Punya Fitur ADAS Level 2 dan Harga Terjangkau
Freelander Siap Masuk Indonesia Tahun Depan, Bos Chery Ungkap Rencananya
BYD Atto 2 Sudah Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Kisaran Harganya
Mobil Listrik Terbaru 2026 di Indonesia: Daftar Model, Fitur Unggulan, dan Kisaran Harga