Dalam dunia otomotif supercar, Ferrari tengah bersiap menyambut era baru dengan peluncuran mobil listrik pertama mereka yang dinamai Elettrica. Model ini menjadi titik penting bagi pabrikan ikon Italia tersebut karena akan menjadi EV (electric vehicle) produksi massal pertama dalam sejarah Ferrari, dengan diperkirakan mampu menempuh sekitar 530 km dan mencapai kecepatan hingga 310 km/jam. Ferrari berencana memperkenalkan unit ini secara penuh pada tahun 2026, setelah memberikan detail teknologi dan desain secara bertahap kepada publik.

Untuk mendukung pengujian dan pengembangan kendaraan listrik serta prototipe lainnya, Ferrari juga membuka sirkuit uji baru bernama E-Vortex di samping tetangganya, sirkuit Fiorano. Jalur sepanjang 1887 meter ini dirancang untuk pengujian yang lebih presisi dari perangkat EV mereka di lingkungan yang aman dan terkontrol, menunjukkan bahwa fokus Maranello bukan hanya pada produk tetapi juga teknologi pengembangan yang matang.

Di samping langkah menuju elektrifikasi, Ferrari juga terus memperkenalkan model baru berbasis mesin pembakaran dan hybrid. Sebagai contoh, Ferrari 849 Testarossa telah diperkenalkan sebagai hypercar plug-in hybrid dengan total tenaga melebihi 1 030 hp dari kombinasi mesin V8 turbo dan tiga motor listrik, serta kemampuan akselerasi luar biasa serta downforce yang tinggi. Model semacam ini menunjukkan bahwa Ferrari masih bereksperimen dengan berbagai jenis powertrain untuk menjaga performa sambil merangkul masa depan elektrifikasi.

Selain inovasi produk, jaringan penjualan Ferrari juga mengalami perkembangan. Penske Automotive Group telah menyelesaikan akuisisi sebuah dealer resmi Ferrari di Modena, Italia, memperkuat jejak merek tersebut di Eropa dan meningkatkan layanan premium bagi konsumen di kawasan penting otomotif dunia. Aksi korporasi semacam ini mencerminkan strategi Ferrari untuk memperluas jangkauan sekaligus mempertahankan eksklusivitas mereknya di pasar luxury high-end.

Secara keseluruhan, berita otomotif Ferrari saat ini berfokus pada transformasi teknologi menuju kendaraan listrik, pengembangan model-model hybrid dan supercar high-performance, serta ekspansi jaringan penjualan โ€” menandai fase baru yang menarik dalam sejarah panjang merek Prancing Horse.