Penjualan Daihatsu tumbuh 8 persen pada September 2026 menjadi 12.317 unit. Gran Max, Ayla, Sigra, dan Terios menjadi penopang utama.
Penjualan Daihatsu di Indonesia mulai menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2026. Setelah menghadapi berbagai tantangan pasar otomotif, produsen asal Jepang ini berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan ritel sebesar 8 persen pada September 2026. Pencapaian tersebut menjadi salah satu sinyal bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan baru mulai menunjukkan perbaikan.
Berdasarkan data yang diumumkan PT Astra Daihatsu Motor, penjualan ritel Daihatsu pada September 2026 mencapai 12.317 unit. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini juga didukung oleh sejumlah model andalan yang masih memiliki permintaan kuat, terutama kendaraan komersial dan mobil keluarga.
Menariknya, peningkatan penjualan tidak hanya terjadi pada satu model. Gran Max Series, lini LCGC yang terdiri dari Ayla dan Sigra, serta SUV Terios sama-sama memberikan kontribusi penting terhadap pencapaian perusahaan.
Lantas, bagaimana perkembangan penjualan Daihatsu dan apa saja faktor yang mendukung pertumbuhan tersebut? Berikut ulasannya.
Penjualan Daihatsu September 2026 Tumbuh 8 Persen
Daihatsu mencatatkan penjualan ritel sebanyak 12.317 unit sepanjang September 2026. Pertumbuhan sebesar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menunjukkan bahwa produk-produk Daihatsu masih memiliki tempat di tengah persaingan industri otomotif nasional.
Tidak hanya pada penjualan bulanan, kinerja perusahaan juga memperlihatkan perkembangan positif selama kuartal ketiga. Sepanjang Juli hingga September 2026, penjualan ritel Daihatsu mencapai 37.167 unit. Jumlah tersebut meningkat 10 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, ketika perusahaan membukukan 33.618 unit.
Hasil tersebut memperlihatkan adanya peningkatan permintaan selama tiga bulan berturut-turut. Kondisi ini menjadi perkembangan positif bagi Daihatsu sekaligus memberikan gambaran mengenai kebutuhan konsumen Indonesia terhadap kendaraan penumpang dan kendaraan niaga.
Pertumbuhan penjualan juga menunjukkan bahwa kendaraan dengan harga relatif terjangkau dan fungsi praktis masih memiliki daya tarik tersendiri. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan desain, tetapi juga efisiensi penggunaan, biaya perawatan, serta kemampuan kendaraan mendukung aktivitas sehari-hari.
Gran Max Series Masih Menjadi Tulang Punggung Penjualan
Salah satu model yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penjualan Daihatsu adalah Gran Max Series. Kendaraan niaga ini masih menjadi pilihan bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan untuk menunjang kegiatan operasional.
Pada September 2026, Gran Max Series mencatatkan penjualan sebanyak 6.489 unit. Angka tersebut meningkat 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menyumbang sekitar 53 persen dari keseluruhan penjualan Daihatsu pada bulan tersebut.
Sementara itu, sepanjang kuartal ketiga 2026, Gran Max Series berhasil membukukan penjualan sebanyak 19.082 unit. Pencapaian tersebut tumbuh 11 persen dibandingkan kuartal ketiga tahun sebelumnya.
Kontribusinya mencapai sekitar 51 persen dari total penjualan Daihatsu selama periode tersebut.
Tingginya permintaan Gran Max tidak terlepas dari fungsinya yang cukup beragam. Model ini tersedia dalam pilihan kendaraan niaga seperti Gran Max Pick Up dan Gran Max Mini Bus, sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan usaha.
Gran Max Pick Up banyak dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan distribusi barang, perdagangan, hingga usaha kecil dan menengah. Sementara itu, varian Mini Bus menawarkan kapasitas yang lebih sesuai untuk kebutuhan angkutan penumpang maupun operasional bisnis tertentu.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa segmen kendaraan komersial masih menjadi salah satu pasar penting bagi Daihatsu di Indonesia.
Ayla dan Sigra Ikut Mendorong Pertumbuhan Penjualan
Selain kendaraan niaga, segmen mobil keluarga dengan harga terjangkau juga menjadi penopang penting penjualan Daihatsu. Kontribusi tersebut berasal dari dua model LCGC andalannya, yaitu Daihatsu Ayla dan Sigra.
Pada September 2026, kedua model tersebut mencatatkan penjualan gabungan sebanyak 3.494 unit. Jumlah ini meningkat 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika dilihat dari kinerja kuartal ketiga, penjualan Ayla dan Sigra mencapai 11.023 unit. Angka tersebut tumbuh 9 persen dibandingkan pencapaian pada kuartal ketiga 2025 yang sebanyak 10.101 unit.
Kontribusinya mencapai sekitar 30 persen terhadap total penjualan Daihatsu selama Juli hingga September 2026.
Popularitas kedua model ini tidak terlepas dari karakteristiknya yang menyasar kebutuhan mobilitas masyarakat dengan anggaran lebih terjangkau.
Daihatsu Ayla hadir sebagai pilihan mobil kompak yang cocok untuk penggunaan harian, terutama di kawasan perkotaan. Dimensinya yang relatif ringkas membuat kendaraan ini lebih praktis ketika digunakan di jalan yang padat.
Di sisi lain, Daihatsu Sigra menawarkan kapasitas penumpang lebih besar sehingga dapat menjadi alternatif bagi keluarga yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas bersama.
Kombinasi tersebut membuat Ayla dan Sigra mampu menjangkau konsumen dengan kebutuhan berbeda. Keduanya juga memperkuat posisi Daihatsu di segmen kendaraan berharga terjangkau.
Daihatsu Terios Catat Kenaikan Penjualan
Model lain yang turut memberikan kontribusi positif adalah Daihatsu Terios. SUV ini mencatatkan penjualan sebanyak 1.293 unit pada September 2026, meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu pencapaian menarik karena Terios berada di segmen kendaraan sport utility vehicle yang memiliki karakter berbeda dari mobil kompak maupun kendaraan niaga.
Sepanjang kuartal ketiga 2026, penjualan Terios mencapai 3.847 unit. Angka tersebut meningkat 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 3.633 unit.
Terios menyumbang sekitar 10 persen dari total penjualan Daihatsu selama periode Juli hingga September 2026.
Sebagai SUV, Terios menawarkan karakter kendaraan yang dirancang untuk menunjang mobilitas keluarga dengan kebutuhan perjalanan yang beragam. Model ini menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan tampilan lebih tangguh dan posisi berkendara lebih tinggi.
Pertumbuhan penjualannya menunjukkan bahwa segmen SUV masih memiliki peluang di pasar otomotif Indonesia, meskipun persaingan dengan berbagai merek lain semakin ketat.
Pasar Otomotif Mulai Memperlihatkan Perkembangan Positif
Pertumbuhan penjualan Daihatsu tidak bisa dilepaskan dari perkembangan pasar otomotif nasional. Ketika permintaan kendaraan mulai membaik, produsen memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan penjualan.
Kinerja Daihatsu pada kuartal ketiga 2026 menjadi salah satu gambaran perkembangan tersebut. Penjualan perusahaan yang meningkat 10 persen secara tahunan memperlihatkan bahwa permintaan terhadap kendaraan penumpang maupun komersial masih terjaga.
Meski demikian, pertumbuhan penjualan satu merek tidak serta-merta menggambarkan keseluruhan kondisi industri otomotif. Perkembangan pasar nasional juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti daya beli masyarakat, suku bunga pembiayaan, ketersediaan kendaraan, serta kebijakan pemerintah.
Faktor pembiayaan menjadi salah satu aspek yang cukup penting karena sebagian konsumen Indonesia membeli mobil melalui skema kredit. Ketika akses pembiayaan semakin mudah dan kondisi ekonomi lebih mendukung, peluang masyarakat untuk membeli kendaraan baru juga dapat meningkat.
Selain itu, kebutuhan kendaraan untuk kegiatan usaha turut memengaruhi permintaan. Kendaraan seperti Gran Max memiliki pasar tersendiri karena berkaitan langsung dengan aktivitas perdagangan, distribusi, dan jasa.
Dengan demikian, pertumbuhan penjualan Daihatsu dapat dilihat sebagai sinyal positif, meskipun keberlanjutan tren tersebut masih bergantung pada perkembangan kondisi ekonomi dan industri otomotif ke depan.
Strategi Daihatsu Menjaga Kepercayaan Konsumen
Untuk mempertahankan kinerja penjualan, Daihatsu tidak hanya mengandalkan produk yang ditawarkan. Layanan selama masa kepemilikan kendaraan juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
Perusahaan terus didukung jaringan layanan purnajual yang luas, termasuk fasilitas Daihatsu Mobile Service dan ketersediaan suku cadang. Dukungan tersebut memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan ketika membutuhkan perawatan maupun perbaikan.
Aspek biaya kepemilikan juga menjadi pertimbangan penting bagi konsumen. Selain harga pembelian, calon pemilik mobil biasanya memperhitungkan konsumsi bahan bakar, biaya servis berkala, ketersediaan komponen, hingga nilai jual kembali.
Daihatsu berupaya menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan yang lebih mudah melalui berbagai layanan tersebut. Pendekatan ini penting karena keputusan membeli mobil tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi kendaraan, tetapi juga kenyamanan konsumen selama menggunakannya.
Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, menyampaikan bahwa pertumbuhan penjualan pada kuartal ketiga mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap produk-produk Daihatsu.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kendaraan dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.
Prospek Penjualan Daihatsu pada Akhir 2026
Melihat pencapaian selama September dan kuartal ketiga, Daihatsu memiliki modal positif untuk melanjutkan kinerja penjualannya pada sisa 2026.
Gran Max Series diperkirakan tetap menjadi salah satu penopang utama karena kebutuhan kendaraan komersial berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Sementara itu, Ayla dan Sigra memiliki peluang untuk mempertahankan permintaan dari konsumen yang mencari mobil keluarga dengan harga lebih terjangkau.
Terios juga berpotensi memberikan kontribusi melalui segmen SUV yang menawarkan pilihan berbeda bagi konsumen.
Namun, perusahaan tetap perlu memperhatikan perkembangan daya beli masyarakat dan persaingan pasar. Kehadiran berbagai model baru, perubahan preferensi konsumen, serta perkembangan kendaraan elektrifikasi dapat memengaruhi keputusan pembelian.
Bagi industri otomotif secara keseluruhan, tantangan berikutnya adalah menjaga momentum pertumbuhan agar tidak hanya berlangsung dalam periode tertentu. Ketersediaan produk, strategi harga, layanan purnajual, dan kemudahan pembiayaan akan menjadi beberapa faktor penting.
Jika kondisi pasar terus membaik, peluang pertumbuhan penjualan Daihatsu hingga akhir tahun masih terbuka.
Kesimpulan
Penjualan Daihatsu yang tumbuh 8 persen pada September 2026 menjadi perkembangan positif bagi perusahaan di tengah persaingan industri otomotif Indonesia. Dengan penjualan ritel mencapai 12.317 unit, Daihatsu memperlihatkan bahwa permintaan terhadap produknya masih cukup kuat.
Gran Max Series menjadi kontributor terbesar, disusul Ayla dan Sigra di segmen LCGC serta Terios pada kategori SUV. Kinerja positif tersebut juga terlihat dari pertumbuhan penjualan kuartal ketiga yang mencapai 10 persen secara tahunan.
Meski demikian, keberlanjutan tren positif pasar otomotif masih dipengaruhi oleh daya beli masyarakat, kondisi ekonomi, dan akses pembiayaan kendaraan. Jika berbagai faktor tersebut terus mendukung, industri otomotif Indonesia berpeluang mempertahankan momentum pertumbuhannya hingga akhir 2026.
FAQ Seputar Penjualan Daihatsu 2026
1. Berapa pertumbuhan penjualan Daihatsu pada September 2026?
Daihatsu mencatatkan pertumbuhan penjualan ritel sebesar 8 persen pada September 2026 dengan total penjualan mencapai 12.317 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
2. Model apa yang paling banyak berkontribusi terhadap penjualan Daihatsu?
Gran Max Series menjadi kontributor terbesar dengan penjualan 6.489 unit pada September 2026. Model ini menyumbang sekitar 53 persen dari total penjualan Daihatsu pada bulan tersebut.
3. Bagaimana penjualan Daihatsu Ayla dan Sigra?
Ayla dan Sigra mencatatkan penjualan gabungan sebanyak 3.494 unit pada September 2026. Jumlah tersebut meningkat 10 persen dibandingkan September tahun sebelumnya.
4. Apakah penjualan Daihatsu Terios juga meningkat?
Ya. Daihatsu Terios mencatatkan penjualan sebanyak 1.293 unit pada September 2026, tumbuh 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
5. Berapa total penjualan Daihatsu selama kuartal ketiga 2026?
Sepanjang Juli hingga September 2026, penjualan ritel Daihatsu mencapai 37.167 unit. Angka tersebut meningkat 10 persen dibandingkan kuartal ketiga 2025.
6. Apa faktor yang memengaruhi pertumbuhan penjualan mobil di Indonesia?
Beberapa faktor yang memengaruhi penjualan mobil antara lain daya beli masyarakat, kemudahan pembiayaan, harga kendaraan, kebutuhan mobilitas, ketersediaan produk, serta kondisi ekonomi nasional.
Penjualan Daihatsu Tumbuh 8 Persen, Pasar Otomotif Mulai Menunjukkan Tren Positif
Ferrari F50 dengan Odometer di Bawah 200 Km Terjual, Supercar Langka Jadi Sorotan
Yamaha RW350 Debut di EICMA 2026, Desainnya Bikin Penasaran Penggemar Otomotif
Mobil Listrik dan TKDN – Kandungan Komponen Lokal Ditargetkan Naik Menjadi 60% pada 2027
DFSK Perkenalkan Emblem Baru untuk Mobil Komersial Listrik, Hadirkan Identitas Lebih Modern
PEVS 2026 Resmi Dibuka di Jakarta, Pameran Kendaraan Listrik Hadirkan Inovasi Terbaru
Kia Perluas Jaringan Dealer di Jakarta Barat, Kia Puri Siap Layani Konsumen
Denza Siapkan Dua Mobil Listrik Premium Baru untuk Pasar Indonesia
Toyota Glanza 2026 Resmi Hadir, Punya Fitur ADAS Level 2 dan Harga Terjangkau