nissan mengumumkan rencana memangkas produksi mobil dalam jumlah besar pada tahun ini. Hal tersebut disebabkan krisis chip semikonduktor yang berlangsung secara global dan diiringi kenaikan harga bahan baku.
Dampak yang diperkirakan saat berdiskusi dengan yang lain adalah turun sekitar 500 ribu unit produksi mobil di tahun ini krisis komponen chip berpengaruh besar pada produksi mobil.
krisis chip semikonduktor ini bisa berlangsung hingga 2022, atau bahkan 2023. Kekurangan pasokan chip memaksa banyak produsen mobil untuk mengurangi jumlah produksinya dan para ahli yakin berdampak besar pada penjualan kendaraan di tahun ini.
Bahkan Jaguar Land Rover telah menghentikan sementara produksi, padahal dua bulan lalu mereka telah memangkas sekitar 2.000 pekerja non-pabrik.
mengatakan telah menghentikan produksi di dua pabriknya di Jerman setidaknya selama seminggu dan akan memangkas jam kerja sebanyak 18.500 karyawan.
Ekspor Mobil Indonesia Cetak Rekor Baru di Tengah Persaingan Global
Suzuki eVitara Mobil Baru yang Akan Meluncur Tahun 2026
Wuling Gandeng Grab untuk Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Freelander 8 First Edition: Kolaborasi Chery dan JLR yang Siap Mengubah Peta SUV Premium
Industri Otomotif Nasional: Motor Penggerak Ekonomi dan Inovasi Teknologi Indonesia
Harga BBM Nonsubsidi Masih Menjadi Perhatian Masyarakat
Daftar Mobil PHEV Termurah Juni 2026
5 Mobil Listrik dengan Jarak Tempuh Terjauh di Tahun 2026
BMW M2 xDrive 2027: Spesifikasi, Performa, dan Fitur Terbaru yang Wajib Kamu Tahu